Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Bakohumas Kota Palembang
blog-img-10

Pemkot Palembang Raih Nilai Tertinggi Kepatuhan Pelayanan Publik

Prestasi kembali ditorehkan Pemerintah Kota Palembang.

Yakni meraih penghargaan
Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik).

Pemkot Palembang meraih nilai 93,75 zona hijau kualitas tertinggi, dari Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua Ombudsman RI Robby Hamzar Rafinus, dan diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Ratu Dewa, di Griya Agung, Jumat (26/1/2024).

Turut mendampingi saat penyerahan penghargaan itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumsel, M Adrian Agustiansyah.

Menurut Robby Hamzar Rafinus,
penilaian ini sudah dilakukan jajaran Ombudsman lebih kurang selama 4 bulan, mulai dari Juli hingga Oktober 2023.

Ia mengungkapkan bahwa yang menjadi responden dalam penilaian survey kepatuhan ini adalah apa yang sering dilaporkan oleh masyarakat.

Di tingkat Pemerintah Daerah, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai. Di antaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial.

"Kenapa tidak semuanya disurvei, hanya beberapa saja, karena memang itu adalah produk ataupun layanan yang sering diadukan oleh masyarakat. Untuk itu Ombudsman terus mendorong agar pelayanan semakin hari semakin baik," ujar Rafinus.

Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengucapkan terimakasih kepada Ombudsman yang sudah melakukan survei dan memberikan penilaian positif terkait kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik yang dikerjakan oleh Pemkot Palembang.

"Dalam hal ini tentunya kami sampaikan terima kasih sekali lagi kepada Ombudsman RI Perwakilan Sumsel. Ini menjadi komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. Kami akan terus tingkatkan," ujar Ratu Dewa.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumsel, M Adrian Agustiansyah, menjelaskan, nilai yang diperoleh oleh masing-masing daerah semakin lama semakin membaik, namun ada juga kabupaten/kota dari tahun 2015 dari seluruh penilaian belum pernah mendapatkan nilai hijau.

"Mudah-mudahan dibawah kepemimpinan kepala daerah yang baru sekarang, ini bisa mengubah untuk penilaian tahun depan. Peran serta dari kepala daerah menjadi kunci yang sentral karena ada daerah yang konsisten setiap tahun mempertahankan posisinya di puncak, dan ada juga daerah yang naik turun. Untuk itu kami mengharapkan komitmen kita bersama," kata Adrian. (*)