Kecamatan Kalidoni-iGo Green Kerja Sampah Penanganan Sampah

Thursday, 21/02/2019 SKPD 0 comments

Kecamatan Kalidoni bekerja sama dengan iGO Green dalam pemanfaatan sampah secara online.

Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang diteken kedua pihak, di Balai Kecamatan Kalidoni, akhir Januari 2019 lalu.

“iGo Green ini merupakan aplikasi online sekaligus aplikasi yang pertama di Indonesia yang melakukan pengelolaan sampah untuk rumah tangga,” kata Camat Kalidoni, Arie Wijaya, Rabu (20/2/2019).

Melalui kerja sama ini, dan juga Bank Sampah yang sebelumnya dikelola Kecamatan Kalidoni, Arie ingin mengubah cara berpikir (mind set) masyarakat. Yakni dengan menjadikan sampah sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Sampah yang dikumpulkan di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dijadikan lokasi instalasi 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

“Di Kecamatan Kalidoni kita mempunyai yang namanya instalasi 3 R dengan mesin pecah plastik yang berkapasitas 1,5 ton. Tetapi, untuk sekarang ini masih sangat belum efektif dikarenakan kita hanya mempunyai bahan yang per harinya 1 kg dan 2 kg. Melalui kerja sama dengan iGo Green kita harapkan pengelolaan sampah lebih maksimal,” Arie menerangkan.

Ia melanjutkan, iGo Green akan menjadi aplikasi dalam pengumpulan sampah dari masyarakat di wilayah kecamatan Kalidoni. Selanjutnya, pengolahan sampah dilakukan di TPS 3R Kecamatan Kalidoni.

“Melalui aplikasi ini, sampah akan dijemput oleh petugas  langsung ke rumah dan dibayar secara cash,” kata Arie.

Penggunaan aplikasi iGo Green ini sangat mudah. Pertama, pilah atau siapkan sampah yang akan dijual. Dua, jual melalui aplikasi iGo Green ini melalui Wa/SMS/telepon. Tiga, sampah akan dijemput oleh mitra iGo Green. Empat, sampah ditimbang dan dibayar secara cash.

Adapun sampah yang dibayar meliputi keseluruhan jenis plastik, kardus, besi, aluminium, kantong plastik. Kemudian kertas cetak, koran, oli bekas dan minyak jelantah. Setelah sampah terkumpul selanjutnya akan didaur ulang sehingga tidak mencemari lingkungan.

“Jadi diharapkan dalam pengelolaan sampah ini betul-betul yang tertinggal itu hanyalah sampah-sampah organik, dan itu pun bisa dikelolah menjadi pupuk,” kata Arie pula.

Ia mengatakan pula, kerja sama Kecamatan Kalidoni dengan iGoGreen ke depannya juga akan terkoneksi dengan sistem pembayaran fintech dan BRI yang memungkinkan pembayaran sampah menjadi alat pembelanjaan di Box Belanja nantinya, melalui Bank BRI. (*)

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang