Gerakan Indonesia Bersih, Harobin: Palembang Sudah Memulainya 4 Tahun Lalu

Monday, 01/10/2018 Sekretaris Daerah 0 comments

Memperingati Hari Habitat dan Perumahan Nasional, secara serentak dilaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia Bersih Tahun 2018, yang dilaksanakan hari ini, Senin (1/10).

Untuk di Palembang, kegiatan dilaksanakan di dua tempat, yakni, di Sekip dan Jalan Segaran Palembang, dengan melibatkan berbagai komunitas, seperti Komunitas Peduli Banjir, dan Mahawasiswa Universitas Tridinanti Palembang.

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mastofa, di Masjid Nur Ramadhan di Jl Segaran No. 01, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur Tiga Palembang.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan gotong royong secara serentak di seluruh Indonesia. Dan Palembang sendiri melaksanakan kegiatan tersebut di aliran Sungai Bendung,” kata Harobin.

Ia menyebutkan, Gerakan Indonesia Bersih yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat ini sejalan dengan program utama yang dilaksanakan Wali Kota Palembang, H. Harnojoyo sejak empat tahun terakhir.

“Jadi, apa yang dilaksanakan hari ini, sudah jauh sebelumnya dilaksanakan oleh Wali Kota kita,” ujar Harobin.

Harobin menuturkan, kegiatan gerakan Indonesia Bersih dan Hari Habitat Nasional hendaknya dimaknai dengan sungguh-sungguh. Di mana, masyarakat diminta sadar akan pentingnya kebersihan bagi kehidupan.

Untuk itu, perlu konsistensi dan kerja keras. Sehingga, ke depan, masyarakat dapat sadar, untuk terus menjaga kebersihan.

“Ini patut kita berikan apresiasi. Di mana, kita dapat bekerja sama dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Sungai, untuk dapat mendorong program gotong royong yang kini juga dilaksanakan Pemerintah Pusat,” kata Harobin.

Saat gotong royong itu, Harobin sempat menyatakan kekecewaannya melihat kondisi sungai yang masih dipenuhi tumpukan sampah dan limbah rumah tangga.

“Wali Kota yang setiap minggu membersihkan sungai saja, kondisinya seperti ini. Bagaimana jika Wali Kota tidak melaksanakannya.”

Ke depan, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif dalam menjaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke Sungai.

“Kita akan segera terapkan aturan Perwali, terkait sanksi terhadap pembuang sampah. Di mana, akan dberikan sanksi denda Rp 250 ribu, dan kurungan tiga bulan. Jika tidak ada uang, ya dikurung tiga bulan. Semuanya akan kita terapkan setelah Perwalinya selesai,” Harobin menegaskan. (*)


Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang