Kelola Fasilitas Asian Games Melalui Berbagai Event

Thursday, 21/02/2019 Lain-lain 0 comments

BAKOHUMAS - Mahasiswa Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Event Olahraga angkatan 2018 Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Dialog Nasional Menggelola Event Olahraga dengan tema "Mengangkat Prestasi Lewat Event Olahraga". Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Graha Unsri, Kamis (21/2/2019).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Palembang. Sebagai narasumber dihadirkan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, Gubernur Sumsel 2008-2018 Alex Noerdin, dan M Hinayah atlet peraih medali emas Asian Games 2018 cabang olahraga panjat tebing.

Menurut Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, event olahraga jangan sampai berhenti pada ajang Asian Games saja, akan tetapi harus ada next event yang diselenggarakan. Sehingga fasilitas Asian Games dapat dimaksimalkan.

"Salah satu dialog ini, ya membahas ini. Event tidak harus olahraga saja, tapi non sport juga bisa dilaksanakan," ujarnya usai dialog nasional.

Dikatakan Gatot, pihaknya hadir sebagai narasumber dan juga sharing kepada mahasiswa mengenai Asian Games 2018 lalu. Pertama, dimana dirinya pernah terlibat dari nol dalam ajang Asian Games tersebut bersama Alex Noerdin.

"Nah saya hadir dalam konteks sharing. Saya bersama Pak Alex (Alex Noerdin) ikut mulai dari nol, pada saat kami merayu Presiden OCA pada Juni 2014 lalu, agar Indonesia layak ditunjuk jadi tuan rumah Asian Games 2018," katanya lagi.

Diceritakannya, kemudian pihaknya datang lagi pada saat di Turkmenistan pada Oktober 2016 lalu guna merayu OCA lagi, agar bagaimana caranya ini supaya keluar dari pakemnya.

"Yang namanya Asian Games itu hanya satu kota dan ini dua kota. Waktu itu OCA menyetujui dengan senang hati tapi dengan catatan setelah Asian Games Jakarta-Palembang, Asian Games selanjtnya kembali 1 kota lagi," bebernya lagi.

Yang kedua, dengan adanya dialog tadi pihaknya mendorong Jakabaring, GBK, dan kota lainnya jangan berpuas diri pada kesuksesan Asian Games, tetapi apakah hanya cukup puas? Tantangan di luar banyak, ada Sea Games dan Olimpiade.

Presiden Indonesia sudah mendeklarasikan dua hari yang lalu melalui surat Dubes Indonesia di Swiss, yang menyatakan Indonesia resmi menjadi kandidat tuan rumah pelaksanaan Olimpiade 2032.

"Walaupun kita sadar saingan terkuatnya adalah Korea Selatan dan Korea Utara. Makanya itu dorongan dari pemerintah jangan puas sampai Asian Game saja," tutupnya.
(*)

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang