Lahan Terbatas, Pemohon IMB Menurun

Monday, 30/07/2018 SKPD 0 comments

Terbatasnya lahan di Kota Palembang untuk membangun usaha skala besar, menjadi salah satu penyebab pemohon Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menurun.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Perizinan, Non Perizinan, Pembangunan dan Lingkungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembnag, Chandra Kurniadi, Jumat (27/7/2018).

Chandra mengatakan, sedikitnya ada 673 IMB baru yang masuk tahun ini per Januari.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, angka ini masih sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya sampai 800 IMB,” ujar Chandra.

Melesunya IMB kata Chandra saat ini karena lahan di Palembang sudah mulai terbatas atau berkurang.

“Ya, kalau perumahan sekarang justru masih menggeliat, terutama perumahan subsidi.”

Apalagi, Chandra melanjutkan, saat ini untuk pemohon IMB sudah dilengkapi dengan surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup (SPPL), baik perencanaan jalan masterlain drainase, trotoar juga harus terencana.

Menurutnya, dengan SPPL lebih mudah dan murah biayanya, dibandingkan dengan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

“Kalau UKL-UPL biayanya cukup mahal. Karena bagian penting untuk pengelolaan dan pemantauan terhadap usaha dan/atau kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi pemohon IMB untuk pengembang,” jelasnya.

Paling tidak, kata Chandra, dengan melampirkan SPPL, pemohon bisa menjamin calon konsumen untuk meminimalisir adanya banjir seperti keberadaan drainase.

“Kalau dahulu cukup jalan saja yang dimasukkan dalam IMB, sekarang lebih lengkap. Jadi, untuk banjir sudah bisa diminimalisir sejak dini.”

Selain itu lanjut Chandra, SPPL juga tanpa restribusi. Chandra menyebutkan, hingga saat ini total pemohon perizinan terhitung dari Januari sampai Juli mencapai 9.230, paling banyak TDP perusahaan yang mendominasi kesehatan dan kebidanan.

Untuk pelayanan masih sama kata dia, dari 08.00-15.00 WIB perziapan izin satu hari kerja paling cepat dan paling lama delapan hari kerja. Untuk pemohon online yang dilayani seperti kesehatan, mulai dari dokter, apoteker, asisten apoteker dan lainnya. (*)

 

 

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang