Pabrik Sampah Kalidoni Kurangi 50% Sampah Rumah Tangga

Thursday, 06/09/2018 Lain-lain 0 comments

Pemerintah Kota Palembang terus berupaya mengatasi persoalan sampah. Antara lain dengan mendorong kecamatan-kecamatan untuk mengolah sampah.

Salah satu kecamatan yang telah mengolah sampah adalah Kecamatan Kalidoni. Di kecamatan ini telah ada pabrik pengolahan sampah dan keberadaannya efektif mengurangi sampah.

“Dengan pabrik sampah berhasil mengurangi 50 persen sampah rumah tangga,” ujar Camat Kalidoni, Arie Wijaya, Selasa (4/9).

Ia menerangkan, masalah utama dalam pengolahan sampah adalah pemilahan sampah menjadi sampah organik dan sampah an organik.

“Ada tekni tersendiri memanfaatkannya. Sampah organik sudah banyak cara memanfaatkannya. Sedangkan an organik, mesti dibedakan lagi, antara yang bsia didaur ialng dan yang tidak. Sampai didapat pirolisis, yakni mengubah sampah menjadi bahan bakar,” Arie menjelaskan.

Dia mencontohkan, dari 40 karung sampah organik, setelah dicacah menjadi 10 kg. Untuk 15 kg sampah kantong kresek setelah dicacah dan dipirolisis menghasilkan 9 liter solar, 25 liter minyak tanah serta 2 liter bensin.

Bahkan, menurut Arie, kualitas bensin yang dihasilkan dari sampah tersebut kualitasnya sama dengan bahan bakar pertalite. Karena itu, pihaknya berencana membeli mesin berkapasitas 50 kg seharga Rp 95 juta untuk meningkatkan produktivitas pabrik, di mana mesin yang ada saat ini hanya berkapasitas 15 kg.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Harobin Mastofa, meminta 17 kecamatan di Palembang meniru Kecamatan Kalidoni dalam program pemanfaatan sampah.

“Kecamatan Kalidoni sebagai pilot project pabrik sampah sudah berhasil mengatasi persoalan sampah, meskipun belum maksimal,” ujar Harobin.

Menurutnya Kecamatan Kalidoni berhasil mengelola sampah menjadi barang bermanfaat seperti kerajinan, solar, bensin dan minyak tanah yang bisa dimanfaatkan masyarakat sehari-hari serta operasional pabrik. (*)

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang