Pemkot Palembang Bangun Tiga Kolam Retensi

Monday, 28/05/2018 SKPD 0 comments

Pemerintah Kota Palembang terus membangun kolam retensi, baik melalui dana APBD maupun APBN.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kota Palembang, Ahmad Bastari, mengatakan, saat ini Palembang memiliki 34 kolam retensi, dengan 13 kolam di antaranya dibangun sejak 2013 sampai 2018.

“Idealnya kita butuh 77 kolam retensi. Tahun 2018 ini kita sedang membangun tiga kolam retensi lagi, dan ini akan kita tambah terus,” ujar Bastari, Kamis (24/5/18).

Kolam retensi adalah salah satu upaya Pemkot Palembang mengatasi genangan air yang sering terjadi di beberapa kawasan di kota ini.

Bahkan, H. Harnojoyo yang saat itu menjabat Wali Kota Palembang, meminta agar setiap wilayah memiliki kolam retensi sebagai daerah resapan air.

“Daerah kita ini adalah daerah rendah dan jika hujan sedikit maka terjadi genangan air. Untuk mengatasi hal itu, akan dibangun 100 kolam retensi dan rumah pompa untuk mengatasi genangan,” kata Bastari pula.

Adapun tiga kolam retensi yang akan dibangun saat ini, yakni di Tanjung Burung, Komplek Brimob Jalan Demang Lebar Daun, dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin. Pembangunan tiga kolam itu menyedot dana total Rp 12,5 miliar dari APBD dan APBN.

"Untuk Tanjung Burung lahan sudah dibebaskan. Dan akan segera dibangun kolam retensi seluas 3900 meter persegi, yang akan mampu menampung 15 ribu meter kubik air,” Bastari menerangkan.

Selain itu, dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) juga sedang mengerjakan kolam retensi di komplek Brimob.


“Selama ini wilayah itu sangat dikeluhkan, ke depan tidak akan lagi terjadi genangan air,” ujar Bastari. (*)

 

 

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang