Pemkot Palembang Perkuat Daya Saing Global Lewat Produk Lokal

Monday, 28/01/2019 Lain-lain 0 comments

BAKOHUMAS - Meski tahun ini pertumbuhan ekonomi sedikit melambat, tetapi masih bertahan oleh dukungan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal ini diungkapkan Asisten III,  Agus Kelana usai menghadiri pertemuan tahunan industri jasa keuangan 2019, kolaborasi membangun optimisme dan akselerasi pertumbuhan berkelanjutan di Hotel Novotel Palembang, Senin (28/1/2019).

Menurunnya, laju perekonomian di Palembang relatif stabil, terlebih dari sisi infrastruktur semakin meningkat. "Ekonomi Palembang lumayan masih bisa bertahan,  apalagi dukungan UMKM terhadap produk lokal yang berbeda dari kota lainnya. Artinya kita bisa menjaga daya saing dengan produk asli Palembang," ujarnya. 

Agus menambahkan, produk lokal seperti kerajinan asal kota empek-empek tidak bisa disamakan dengan kota lain. Inilah yang menjadi keunikannya, sehingga kata Agus, upaya ini harus didukung oleh pemerintah untuk melakukan penyertaan modal.

"Dengan begitu UMKM atau pelaku usaha meningkat. Sesuai dengan cita-cita Bapak Wali Kota Palembang, H Harnojoyo untuk mensejahterakan masyarakat melalui program pembiayaan tanpa agunan. Alhamdulillah Pemkot sudah menerapkannya," bebernya. 

Tak hanya dari sektor UMKM kata Agus,  dari sektor wisata juga Palembang mulai meningkat dan diharapkan dapat memacu peningkatan perekonomian. "Semenjak Asian Games tahun lalu, laju ekonomi kita sangat bagus, mudah-mudahan even-even yang ada di Palembang juga menjadi salah satu potensi untuk membangun perekonomian berkelanjutan," harapnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida didampingi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumatra Bagian Selatan, Panca Hadi Suryatmo mengatakan, untuk menghadapi pasar global pihaknya telah menyiapkan lima kebijakan dan inisiatif yang diarahkan antara lain untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor prioritas pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan UMKM dan masyarakat kecil, mendorong inovasi teknologi informasi industri jasa keuangan serta reformasi internal dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan.

Lima kebijakan diantaranya, alternatif pembiayaan sektor strategis pemerintah, akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, akses keuangan bagi UMKM dan masyarakat di daerah terpencil, mempersiapkan industri jasa keuangan dalam menghadapi revolusi industri dan mereformasi bisnis proses industri dan internal OJK.

"Caranya dengan mempercepat laku pandai didaerah, kemudian peningkatan pembiayaan untuk produk lokal yang didorong untuk menjadi industri skala besar salah satunya memperkuat produk lokal," tukasnya.
(*)

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang