Pemkot Terus Berupaya Tuntaskan Masalah Sanitasi

Tuesday, 23/02/2021 Walikota Palembang 0 comments

Persoalan sanitasi di Kota Palembang belum tuntas. Pasalnya, masih ada warga yang Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

"Dari 18 Kecamatan di Palembang masih ada kecamatan yang sanitasinya buruk, antara lain Kecamatan Ilir Timur Satu. Mayoritas warga tinggal di pinggiran aliran sungai. Ada juga yang rumahnya sewa. Mereka ada WC, tapi tidak ada septic tank. Jadi langsung buang ke sungai,” kata Asisten I Pemerintahan Pemkot Palembang, Faizal AR, dalam rapat virtual terkait Percepatan Capaian Kelurahan Bebas BAB Sembarangan, dalam rangka persiapan penilaian kota sehat, Selasa (23/2/2021).

Faisal menambahkan, untuk mengatasi permasalahan ini juga perlu peran serta masyarakat.

"Kita sedang mengejar predikat Kota Sehat. Saat ini kita sosialisasikan melalui lurah dan camat agar persoalan ini bisa selesai sebelum penilaian nanti dimulai," katanya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Fauziah Mkes, mengatakan,  untuk Kota Palembang, baru 34 persen hasil verifikasi yang menunjukkan kelurahan yang memiliki sanitasi baik dan tidak lagi BAB Sembarangan.

"Sementara ada 24 Kelurahan yang disebutkan sudah 100 persen bebas BAB namun belum ada hasil verifikasi. Karena masih ada kelurahan yang belum bebas BAB sembarangan inilah yang perlu percepatan. Dari kami lebih mengedukasi terkait perubahan perilaku masyarakat agar bisa menyediakan septic tank di rumahnya," ujar Fauziah.

Ia menjelaskan, mengubah perilaku masyarakat untuk stop BAB sembarangan tidak mudah. Dan ini bukan tugas Dinkes saja. Tetapi perlu peran aktif dari semua pihak, terutama lurah dan camat setempat untuk mendorong mengubah perilaku buruk tersebut.

“Karena dampak yang ditimbulkan jika BAB sembarangan itu akan berpengaruh dengan kesehatan. Seperti terkena pencemaran air, udara, dan lingkungan menjadi kumuh.” (*)

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang