Progres Mal Pelayanan Publik Ditarget Rampung Agustus

Wednesday, 16/01/2019 SKPD 0 comments

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang, Akhmad Mustain, mengatakan, progres pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) saat ini sudah mencapai 40 persen.

“Ya. Lagi dalam progres, Sedangkan untuk aplikasi, alhamdulillah sudah selesai 100 persen,” ujar Mustain, Rabu (16/1/2019).

Diakui Mustain, pengerjaan sedikit terlambat dari target awal yakni Juni,  karena ada perhelatan Asian Games 2018.

“Harusnya Februari (pengerjaan, red) fisik selesai dan Juni beroperasi. Tapi, Insya Allah kita percepat dan target Agustus 2019 sudah beroperasi.”

Ia menyebutkan, ada tiga kota yang sudah memiliki mal pelayanan publik. Yakni Surabaya, Batam,  Jakarta dan Palembang kota keempat. Tetapi,  jika MPP Palembang rampung, Mustain mengklaim MPP Palembang akan jadi terbesar di Indonesia.

Diketahui Palembang menjadi salah satu kota dari 11 kabupaten/kota yang ditunjuk pemerintah pusat untuk membangun mal pelayanan publik. Hal ini menjadi upaya untuk terus melakukan perbaikan dalam memperbaiki peringkat EODB (Ease of Doing Business) Indonesia.

Mustain menjelaskan, MPP merupakan wujud keseriusan DPMPTSP untuk melayani masyarakat lebih baik. Sesuai dengan rencana lama, MPP Palembang berlokasi di gedung Sriwijaya Promotion Center (SPC), Jakabaring.

Untuk di Palembang, Mall Pelayanan Publik yang dibangun tidak hanya memberikan pelayanan perijinan dan non perijinan, ada juga pelayanan lainnya.

Antara lain, pelayanan kependudukan, pelayanan pajak dan retribusi daerah, pelayanan air dan listrik, pelayanan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, jasa raharja, bea cukai, imigrasi, pelayanan perbankan bahkan pelayanan pertanahan dan kepolisian.

"Kita ingin memberikan pelayanan yang terintegrasi melalui mal pelayanan publik. Sehingga akan lebih memudahkan masyarakat dan investor dalam mengurus berbagai jenis pelayanan,” kata Mustain. (*)

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang