SD Negeri 150 Palembang Sudah Terapkan Finger Print

Monday, 04/02/2019 SKPD 1 comments

•    Kurang Budaya Titip Absen
•    Tingkatkan Kedisiplinan

Sejumlah sekolah mulai menerapkan sistem absensi elektronik melalui finger print, menindaklanjuti instruksi dari Dinas Pendidikan Kota Palembang.

Salah satunya, Sekolah Dasar Negeri 150 Palembang.

“Kita mulai terapkan dan laksanakan sejak finger print ini diinstruksikan 1 Februari lalu,” kata Natalia, Kepala Sekolah SD 150,” Senin (4/2/2019).

Ia menyambut baik kebijakan ini sebagai salah satu upaya mendisiplinkan guru maupun pegawai.

“Absensi nasional sangat penting agar dana tunjangan profesi guru dapat disalurkan secara efektif, dan diterima oleh guru yang kinerjanya baik. Dan ini juga lebih meningkatkan kedisiplinan guru,” ujar Natalia.

Ia berpendapat, guru yang datang tepat waktu dan tidak meninggalkan kelas sebelum pelajaran berakhir, adalah salah satu contoh yang dapat membangkitkan motivasi siswa dalam belajar.

“Adanya finger print, guru bisa datang lebih tepat waktu dan bisa mengikuti jam ke nol bersama siswa, dalam membacakan ayat-ayat pendek.”

Jam ke Nol adalah program untuk mengajak siswa shalat dhuha dan membaca ayat-ayat Al-Quran, setengah jam sebelum proses belajar mengajar dimulai. Program ini diterapkan Pemkot Palembang beberapa tahun silam.

Natalia berharap penerapan finger print dapat meningkatkan profesionalisme guru. Yakni, kompeten dalam menyiapkan anak didik untuk menjadi generasi muda penerus bangsa yang kompetitif.

“Program ini sangat baik dalam meningkatkan kedisiplinan guru, terutama mereka yang berstatus ASN dan penerima tunjangan sertifikasi guru. Selain meminimalisir kecurangan atau budaya titip absen, finger print ini juga menghitung waktu dengan tepat.” (*)

Comments ( 1 )
  1. User Avatar
    eavejido - sataic@opuce.sibicomail.com Post author

    http://slkjfdf.net/ - Ivezukep Eukgaik ugb.rkor.bakohumas.palembang.go.id.tfy.ag http://slkjfdf.net/

Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang