Wawako Canangkan Palembang Bebas Rabies

Dalam rangka Hari Rabies Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Pertanian mengadakan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan maupun liar secara gratis. 

Tahap awal, Kelurahan Bukit Sangkal akan menjadi pilot project untuk menuju Palembang bebas rabies.

"Hewan peliharaan maupun liar harus diberikan vaksinasi rabies, meskipun belum ada laporan masyarakat yang  terkena rabies tapi tetap harus mengantisipasi," ujar Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, usai audensi bersama Harian Umum Sumatera Ekspres, Senin (16/9).

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia. 

"Ini merupakam rangkaian acara. Kita bekerjasama dengan 30 dokter praktisi hewan untuk pemberian vaksinasi gratis baik kucing dan anjing," ujar Sayuti.

Dia menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan antisipasi, kalau khusus rabies tidak ada, makanya pihaknya menerapkan sistem jemput bola.

"Dibulan bakti ini kita pusatkan di Kelurahan Bukit Sangkal. Dipilihnya lokasi ini karena sudah banyak keresahan, seperti hewan yang kerap mengganggu. Kita harapkan jadi pilot project dan Palembang dicanangkan bebas rabies," jelas Sayuti.

Sayuti mengatakan, acara puncak akan digelar 28 September mendatang, tepatnya di kawasan Kenten Permai. 

"Kita gelar vaksinasi untuk kucing ras, termasuk kucing kampung," kata dia.

Dijelaskan Sayuti, vaksin kepada hewan tersebut sangat penting. Pasalnya, berdasarkan laporan 2015 lalu ada yang meninggal akibat penanganan lamban serta terlambat suntik vaksinasi. 

"Orang yang terkena gigitan anjing, tapi lambat disuntik rabies, 100 akan mengalami kematian," terangnya.

Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat yang sudah terlanjur terkena gigitan anjing atau kucing liar untuk segera dilakukan suntik vaksin rabies. 

Di Palembang, ada sejumlah lokasi siap melayani suntikan vaksin rabies ini. Yakni Puskesmas Gandus Plaju, Sematang Borang, Puskesmas Merdeka, kemudian RS Palembang BARI, dan RSMH.

Sayuti menambahkan, hewan berkaki empat memang harus dikandangkan, hewan peliharaan tidak boleh berkeliaran. 

"Paling banyak hewan liar ini di daerah perbatasan, banyak sekali anjing. Kita akan mengandeng Untuk itu, pihaknya menggandeng komunitas pecinta hewan," kata Sayuti. (*)

 

 

 

Comments ( 0 )
Post Comment

© 2018 BAKOHUMAS Kota Palembang